
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id., SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Direktorat Pendidikan dan Tranformasi Pembelajaran (DPTP) menggelar workshop bertajuk “Masterclass Kurikulum OBE” di Hotel Swiss-Bell Tunjungan, Surabaya, pada Jumat dan Sabtu, 26-27 Juni 2026.
Agenda tersebut diikuti 27 peserta dari berbagai perguruan tinggi dengan tujuan berbagi pengetahuan mengenai pengembangan kurikulum berbasisi Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respon atas banyaknya permintaan dari sejumlah perguruan tinggi yang ingin mempelajari secara lebih mendalam implementasi maupun konsep kurikulum OBE yang diterapkan di Unesa.
Direktur DPTP Unesa, Prof. Rooselyna Ekawati, Ph.D., menyampaikan bahwa pihak Unesa siap sharing dengan perguruan tinggi peserta untuk penguatan reformasi pendidikan di institusinya masing-masing.
“Selain pendampingan, kami juga berencana mengadakan kegiatan lanjutan berupa tahap evaluasi untuk memberikan masukan sekaligus memastikan implementasi reformasi kurikulum berjalan sesuai target yang diharapkan,” ujarnya.

www.unesa.ac.id
Pada materi pertama, Prof. Dr. Wahono Widodom, M.Si., membawakan materi bertajuk “Analisis Kebutuhan (Evaluasi Kurikulum dan Hasil Tracer Study) dan Visi Keilmuaan”. Ia menekankan bahwa pengembangan kurikulum harus difokuskan secara jelas pada hasil akhir yang ingin dicapai, sekaligus dirancang untuk mempersiapkan masa depan mahasiswa.
“Dalam menyusun kurikulum, program studi tidak boleh sekedar menyusun daftar mata kuliah secara pragmatis, melainkan harus menerapkan pendekatan srategis,” papar guru besar Unesa itu.
Pada materi kedua, Rooselyna Ekawati membawakan topik “Pengembangan Transformasi Kurikulum di Unesa”. Ia menjelaskan bahwa implementasi kurikulum bersifat dinamis dan terus bertransfomasi dengan menyesuaikan perubahan visi institusi, standar akreditasi, serta tuntutan zaman.
Menurutnnya, kurikulum tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus sejalan dengan visi perguruan tinggi serta mengintegrasikan nilai-nilai dasar universitas ke dalam capaian pembelajaran lulusan (CPL).

www.unesa.ac.id
Pada materi ketiga, Dr. Ir. Lusia Rakhmawati, M.T., menjelaskan topik “Perumusan CPL, Penentuan Bahan Kajian, Pembentukan Mata Kuliah, Perumusan CPMK, Strategi dan Evaluasi Pembelajaran”.
Materi tersebut berfokus pada tahapan teknis dan sistemastis untuk merumuskan kurikulum OBE agar indikator pencapaiannnya benar-benar terukur. Ia menjelaskan bahwa kurikulum perlu diselaraskan sedari awal dengan standar asosiasi kelimuan, persyaratan akreditasi internasional, serta nilai-nilai universitas.
Dengan demikian, progam studi tidak perlu melakukan perombakan kurikulum secara berulang di kemudian hari. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penyusunan dokumen kurikulum yang didampingi tim DPTP Unesa. Pada hari kedua, peserta mengikuti praktik penyusunan rencana pembelajaran semester (RPS) serta monitoring dan evaluasi CPL. ][
***
Reporter: Ahmad Daffa F. (FT)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: