
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id, SURABAYA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar sosialisasi tata cara penggunaan dan pemanfaatan Smart Classroom bagi dosen dan tenaga kependidikan pada Senin, 20 Juli 2026, di Auditorium Fakultas Psikologi (FPsi) Kampus Unesa II Lidah Wetan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Unesa meningkatkan literasi digital sivitas akademika sekaligus memastikan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Sosialisasi ini melibatkan perwakilan dosen dan tenaga kependidikan dari berbagai fakultas yang nantinya diharapkan mampu menjadi penggerak pemanfaatan Smart Classroom di unit masing-masing.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, menyampaikan bahwa transformasi digital dalam pendidikan merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Perubahan karakter mahasiswa yang mayoritas berasal dari generasi digital menjadi salah satu alasan pentingnya perguruan tinggi menyesuaikan pendekatan pembelajaran.
“Mahasiswa kita sekarang adalah generasi Z, bahkan ke depan akan masuk generasi Alpha. Mereka merupakan digital native yang sudah terbiasa dengan teknologi, sehingga pembelajaran juga harus menyesuaikan dengan perkembangan ini,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah melahirkan berbagai pendekatan pembelajaran baru seperti immersive learning, deep learning, hybrid learning, hingga blended learning. Perguruan tinggi harus mampu beradaptasi agar proses pembelajaran semakin relevan dengan kebutuhan mahasiswa.

www.unesa.ac.id
Martadi menambahkan, jumlah mahasiswa Unesa yang terus meningkat juga menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan layanan pendidikan. Saat ini jumlah mahasiswa Unesa berada pada kisaran 71.000–72.000 orang dan diperkirakan dapat meningkat hingga sekitar 80.000 mahasiswa ke depan.
“Dengan jumlah mahasiswa yang besar dan tersebar di enam kampus, kita membutuhkan dukungan teknologi agar pelayanan akademik lebih efektif dan terintegrasi,” jelasnya.
Ia menjelaskan, Unesa telah melakukan transformasi digital selama beberapa tahun terakhir, termasuk pengembangan fasilitas Smart Classroom. Pada tahun ini, Unesa akan menambah 15 smart cluster untuk memperluas jangkauan ruang kelas berbasis teknologi tersebut.
Namun, Martadi menekankan bahwa keberadaan fasilitas harus diimbangi dengan kemampuan pengguna dalam mengoperasikannya. Menurutnya, investasi teknologi yang besar harus dimanfaatkan secara optimal agar tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi baru.
“Jangan sampai fasilitas yang sudah tersedia tidak digunakan secara maksimal. Karena itu, dosen dan tenaga kependidikan perlu mendapatkan pendampingan agar mampu mengoptimalkan Smart Classroom,” katanya.

www.unesa.ac.id
Kepala Seksi Pengembangan Talenta dan Penghargaan Unesa, Guntur Joko Prasetyo, menjelaskan bahwa Smart Classroom memungkinkan seorang dosen mengajar mahasiswa dari berbagai fakultas secara bersamaan dalam satu sesi perkuliahan. Sistem ini sangat relevan diterapkan untuk mata kuliah umum yang memiliki jumlah peserta besar.
“Misalnya satu dosen mengajar di Fakultas Psikologi, mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa dan Seni, serta fakultas lainnya dapat mengikuti pembelajaran secara langsung melalui fasilitas Smart Classroom,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Smart Classroom dilengkapi berbagai perangkat digital seperti layar LED, kamera pendeteksi wajah, sistem audio, hingga perangkat pendukung lainnya. Teknologi ini memungkinkan proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif tanpa harus bergantung pada platform konferensi daring seperti Zoom atau Google Meet.
Saat ini, fasilitas Smart Classroom telah tersedia di sejumlah fakultas, di antaranya Fakultas Teknik, Fakultas Vokasi, Fakultas Bahasa dan Seni, serta beberapa fakultas lainnya. Sementara itu, pengembangan fasilitas tambahan akan terus dilakukan agar seluruh fakultas, termasuk kampus daerah, dapat memanfaatkan teknologi ini.
Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, ia berharap dosen dan tenaga kependidikan mampu mengoperasikan Smart Classroom secara optimal. Ke depan, fasilitas ini diharapkan mendukung terwujudnya pembelajaran yang lebih efektif, efisien, kolaboratif, serta menjadi bagian dari langkah Unesa menuju konsep smart university. [ ]
***
Reporter: Puput
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: